Manusia sebagai Makhluk Sosial

Tugas Softskill #2
Anwar Lathief - 11113192 - 1KA39


Pendahuluan

Sejak awal kehidupannya, manusia sudah membutuhkan bantuan orang lain, saat proses kelahirannya misal. Manusia berbeda dengan hewan yang diberikan kelebihan fisik untuk mempertahankan kehidupannya, seperti kucing yang diberikan kuku dan gigi yang tajam serta insting yang kuat sedangkan insting manusia sangat terbatas, akan tetapi manusia diberikan akal pikiran yang berkembang serta dapat dikembangkan.

Dari segi inilah dapat dikatakan manusia tidak dapat hidup sendiri. Setiap individu pasti membutuhkan individu yang lain dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sebagai upaya adaptasi dan pemanfaatan lingkungan. Untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan hidupnya maka terciptalah kelompok-kelompok sosial (social group), karena manusia tak mungkin hidup sendiri. Kelompok sosial akan mengalami perkembangan dan perubahan.

Landasan Teori

Pengertian Makhluk Sosial :
  • Manusia itu Zoon Politicon yang artinya satu individu dengan individu lainnya saling membutuhkan satu sama lain sehingga keterkaitan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan bermasyarakat. -Aristoteles-
  • Makhluk sosial adalah makhluk yang tidak bisa hidup sendiri dan membutuhkan kehadiran orang lain.
  • Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia sebagai warga masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri. Meskipun dia mempunyai kedudukan dan kekayaan, dia selalu membutuhkan manusia lain. Setiap manusia cenderung untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bersosialisasi dengan manusia lainnya. Dapat dikatakan bahwa sejak lahir, dia sudah disebut sebagai makhluk sosial.
Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, karena beberapa alasan, yaitu:
  • Manusia tunduk pada aturan, norma sosial.
  • Perilaku manusia mengharapkan suatu penilaian dari orang lain.
  • Manusia memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain
  • Potensi manusia akan berkembang bila ia hidup di tengah-tengah 

 Faktor yang mempengaruhi sosialisasi:
  • Sifat dasar, yaitu suatu sifat dari keseluruan potensi yang diwariskan dari ayah dan ibunya.
  • Lingkungan prenatal, yaitu lingkungan dimana dia sebelum lahir (ketika dia masih didalam rahim sang ibu. Pada saat ini dia dapat pengaruh dari ibunya seperti jenis penyakit, gangguan enduktrin yang bisa mengakibatkan gangguan mental, srtuktur tubuh seperti cacat, kidal, dan sebagainya.
  • Perbedaan perorangan (individu), yaitu bayi yang tumbuh dan berkembang sebagai individu yang unik dan berbeda dengan individu-individu yang lain.
  • Lingkungan, yaitu kondisi disekitar individu yang mempengaruhi rasa sosialisasinya yang meliputi : lingkungan alam, lingkungan kebudayaan, lingkungan manusia lain dan masyarakat disekitarnya.
  • Motivasi, yaitu kekuatan dari dalam individu yang menggerakkannya untuk berbuat sesuatu.

Contoh Manusia sebagai Makhluk Sosial

Gotong royong membangun rumah
Kita membutuhkan teman.
Bayi menangis dan lapar membutuhkan ibunya

Menjenguk teman sakit
Melayat orang meninggal
Referensi:
http://nabil-maududi.blogspot.com/2012/11/manusia-sebagai-makhluk-sosial.html 
http://setya-wa2n.blogspot.com/2012/09/manusia-sebagai-mahluk-sosial.html 
http://andrifirmanc.wordpress.com/2012/11/27/interaksi-manusia-sebagai-makhluk-sosial/ 
Google Image
Cuma Ingin Tahu © 2008.